البحث

عبارات مقترحة:

الغفار

كلمة (غفّار) في اللغة صيغة مبالغة من الفعل (غَفَرَ يغْفِرُ)،...

السلام

كلمة (السلام) في اللغة مصدر من الفعل (سَلِمَ يَسْلَمُ) وهي...

القدوس

كلمة (قُدُّوس) في اللغة صيغة مبالغة من القداسة، ومعناها في...

Menyantuni anak yatim (كَفَالَةُ الْيَتِيم)


التربية والسلوك العقيدة أصول الفقه

المعنى الاصطلاحي :


Menangani perkara-perkara anak kecil yang ditinggal mati oleh ayahnya dan berusaha mewujudkan kemaslahatannya, baik dalam urusan dunia maupun agama, demi mencari pahala dari Allah -Ta’ālā-.

الشرح المختصر :


Menyantuni anak yatim merupakan akhlak terpuji yang dikukuhkan oleh Islam dan para pelakunya mendapat pujian. Menyantuni anak yatim adalah berbuat baik kepadanya, mendidiknya, mengupayakan kebutuhan-kebutuhannya seperti makanan dan pakaian, mengembangkan hartanya jika ia memiliki harta, dan jika ia tidak memiliki harta maka ia diberi nafkah dan pakaian dalam rangka mencari rida Allah -Ta'ālā-. Dengan berbuat baik seperti itu, orang yang melakukannya telah meringankan kepedihan musibah anak yatim, menahan tangannya dari meminta-minta dan menginginkan apa yang dimiliki manusia. Mendidik dan memperhatikan anak yatim terdiri dari dua hal: 1. Memberikan pendidikan agama dengan mengajari dan mendidiknya di atas dasar-dasar dan prinsip-prinsip agama Islam. 2. Memberikan pendidikan duniawi, yakni memperhatian apa yang bermanfaat bagi dirinya di dunia ini seperti masalah makanan, pakaian, tempat tinggal, dan lain sebagainya.