البحث

عبارات مقترحة:

الطيب

كلمة الطيب في اللغة صيغة مبالغة من الطيب الذي هو عكس الخبث، واسم...

البارئ

(البارئ): اسمٌ من أسماء الله الحسنى، يدل على صفة (البَرْءِ)، وهو...

الحميد

(الحمد) في اللغة هو الثناء، والفرقُ بينه وبين (الشكر): أن (الحمد)...

Dari Khaulah al-Anṣāriyyah -raḍiyallāhu 'anhā- secara marfū’, ‎‎“Sungguh ada banyak orang yang membelanjakan harta yang Allah ‎titipkan kepada mereka tidak dengan cara yang benar, maka api neraka ‎untuk mereka pada hari Kiamat.”‎

شرح الحديث :

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan tentang ‎orang-orang yang mempergunakan/membelanjakan harta ‎kaum muslimin dengan cara yang batil dan mereka ‎mengambilnya dengan tanpa hak, termasuk dalam hal itu ‎adalah memakan harta anak-anak yatim dan harta-harta ‎wakaf dengan tanpa hak, menyia-nyiakan amanat dan ‎mengambil tanpa hak ataupun izin dari fasilitas umum. ‎Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan bahwa ‎balasan untuk mereka atas semua itu pada hari Kiamat adalah ‎neraka.


ترجمة هذا الحديث متوفرة باللغات التالية